Cara Terbebas dari Kecanduan berbuat dosa


Ketika kau kecanduan maka setan akan mendatangimu dan berkata, “Hey bro! Hey!, Dia seorang munafik, munafik. Semalam mengendap-endap! Semalam dengan seorang gadis dan hari ini menyeru ‘Allah, Allah’ Apa masalahmu? Apa masalahmu? Kau munafik! ” itulah yang di bisikkan setan dia berkata “Betap beraninya kau berdzikir? Betapa tak tahu malunya! Kau tidak bisa melakukan ini, apa kau tidak malu di hadapan Allah? Sekarang kau berkata ‘Allah, Allah’ sedang Allah mengamatimu berduaan dengan gadis itu. Allah mengamatimu!” Setan merasuki pikiran orang itu. Jangan dengarkan, Jangan dengarkan setan! Lanjutkan saja dzikirmu.

Sekarang aku akan memberikan contohnya: jika kau melihat seseraong yang punya penyakkit dan dokter telah menuliskan antibiotik sebagai resepnya ketika dokter memberikan antibiotiknya, mereka biasanya berkata padamu, “Kau harus menghabiskan seluruh antibiotiknya.” Benar tidak? Jika kau meminumnya dan merasa baikan dari hari ketiga, kau tetap harus meminumnya sampai habis selama 14 hari kau tidak boleh berhenti di hari ketiga. Jika kau berhenti di hari ketiga, “ya,ya aku sudah baikan aku sehat, aku tak butuh antibiotiknya lagi”, tapi faktanya ini kemungkinan hanya sementara, kau mungkin sudah baikan hanya sementara tapi tubuhmu belum sepenuhnya mencerna antibiotik itu. Kemudian jika penyakitmu kambuh lagi, kau perlu meminum antibiotiknya dari awal lagi atau mungkin obat yang lebih keras lagi setelah itu. Jadi kau harus habiskan dalam 14 hari.

Apa yang kukatakan padamu saudara/saudari adalah, jika kau mau sembuh dari kecanduan. Kau harus berdzikir setiap hari, kau mulai dari selama 10 menit. Dimulai dengan 10 menit, 20 menit, setengah jam, 40 menit, 50 menit sampai satu jam. Semakin serius kau memblokir dirimu. Semakin banyak dzikir antibiotik ini yang akan kau butuhkan untukmu.

Kau berkata, “Syekh memberiku dzikir antibiotik?” Ya ini dzikir yang akan membuatmu lebih baik, membuatmu bernapas lagi. Membuatmu merasakan apa yang seharusnya kau rasakan. Bagaimana? Dan yang penting adalah jangan berhenti di tengah jalan. Jangan dengarkan setan, jangan buat setan menghentikanmu. Jangan berpikir, “Malam ini aku akan digoda lagi, bagaimana aku bisa berdzikir, jangan pikirkan itu, cukup berdzikri. Jika kau digoda lagi malam ini, setelahnya, kembali berdzikir lagi. Lakukan saja!” dengarkan aku, ini satu-satunya cara keluar dari kecanduan ini. Karena sebagaimana antibiotik butuh 14 hari sampai efeknya penuh, dan sepenuhnya membunuh penyakitmu, aku tidak tahu kondisi hatimu saudara/saudari. Tergantung kondisi hati dan seberapa parah kerusakanmu selama ini, setelah itulah kau harus melakukan dzikirmu, dan terus melakukannya sampai kau merasa benar-benar terbebaskan daripenjara setan, kau bebaskan dirimu.
Previous
Next Post »