Alkohol dan Shalat

Ceramah ini diambil dari Video ceramah Maulana Tariq jameel.

Jangan pernah meninggalkan shalat. Bagaimanapun kualitasnya meskipun jika dilakukan dengan cepat, lakukanlah dan jangan tinggalakan.
Mereka berkata “Penghasilanmu haram, apa gunaya shalatmu?” jangan dengarkan pernyataan tak berdasar ini. 
Allah berfirman di dalam Al-Quran
“Barang siapa yang melakukan kebaikan sebesar dzarrah akan melihatnya, dan barang siapa melakukan keburukan sebesar dzarrah akan melihatnya”

Aku punya teman sekelas yang belajar bersamaku di “Kampus Pemrintah Lahore.” Hidupnya sangat salah. Kemudian atas izin Allah kami bertemu dan dia perlahan tapi menjadi lebih baik. Dia berkembang secara drastits tapi sesekali dia minum alkohol. Dia tidak bisa meninggalkan kebiasaan itu. Ketika dia melakukan dakwah, dia menjadi shalat tepat pada waktunya. Pada suatu ketika dia mabuk di halaman rumahnya, jadi polisi dantang dan membawanya. Ketika dia bangun matahari sudah terbit dan dia di kantor polisi. Dia memberitahu petugas polisi “Bawakan sajadah sehingga aku bisa shalat.”.:D Dia menjawab “Setelah aku berbuat dosa, bukankah aku harus mengikutinya dengan amal baik?” kemudian allah memberinya hidayah untuk meniggalakan kebiasaan buruknya juga. Semoga allah mengampuninya karena dia telah meniggal. Aku ingat dimana dia berkata “Aku telah berbuat dosa, bukankah aku harus mengikutinya dengan amal baik?” Rasulku bersabda dalam hadist “Ketika kau melakukan keburukan, ikutilah dengan amal baik.” Dengan cepat lakukan amal baik untuk melunturkan dosamu. 

Ketika seseorang mendapat gaji haram dan shalat, untuk gajinya yang haram dia mendapat hukuman yang terpisah, dan untuk shalat dia tentunya akan meraih pahala. Setidaknya apa yang akan dia dapatkan adalah dia tidak akan dihukum karena meniggalkan shalatnya. Hukuman karena meniggalkan shalat tidak terjadi padanya.

Sumber Artikel: Lampu Islam

Previous
Next Post »